Wafatnya Ruqayyah binti Rasulullah ﷺ ketika kaum Muslimin kembali dari Badar
Ruqayyah binti Rasulullah ﷺ wafat dalam perjalanan pulang kaum Muslimin dari Badar, yakni ketika mereka kembali dari perang itu.

Ruqayyah binti Rasulullah ﷺ wafat dalam perjalanan pulang kaum Muslimin dari Badar, yakni ketika mereka kembali dari perang itu.
Berkaitan dengan masa Badar dan menunjukkan bahwa pada tahap itu turut menyertai ujian-ujian keluarga di samping peristiwa militer.
Dan dalam kepulangan mereka dari Badar, wafat Ruqayyah binti Rasulullah ﷺ.
Setelah selesainya perang Badar dan kembalinya kaum Muslimin, datang kabar wafatnya Ruqayyah binti Nabi ﷺ.
Kaum Muslimin telah berangkat ke Badar lalu kembali darinya, dan pada saat perjalanan pulang inilah kabar itu terjadi.
Peristiwa itu berpindah dari konteks perang Badar menjadi kabar duka keluarga di rumah Nabi ﷺ.
Mendokumentasikan peristiwa keluarga yang terjadi pada masa Badar.
Menunjukkan bahwa sirah menghimpun antara jihad dan ujian keluarga.
Mencerminkan dampak musibah di rumah tangga kenabian.
Mengingatkan untuk bersabar ketika tertimpa musibah.
yang wafat
ayah dari yang wafat
Ujian merupakan sunnah yang telah berlalu dalam kehidupan para nabi dan keluarga mereka.
Sabar dan mengharap pahala ketika tertimpa musibah.
Keluarga kenabian mengalami rasa kehilangan seperti halnya keluarga-keluarga lainnya.
Mengajarkan kaum mukmin agar teguh ketika musibah menimpa.
Menghadapi kehilangan salah satu anggota keluarga saat sedang sibuk dengan tugas-tugas besar.
Seseorang dapat memadukan pelaksanaan kewajiban-kewajiban besarnya dengan bersabar atas musibah pribadi.
Memperhatikan sisi kemanusiaan dan keluarga dalam mengelola urusan publik.
Tidak mengabaikan dampak musibah pribadi pada orang-orang yang bertugas dalam urusan publik.
Bersabar ketika kehilangan dan tidak berkeluh kesah.
Terbatas pada makna wafat dan sabar, tanpa rincian yang tidak berdasar.
Konteks kenabian terkait wahyu dan kepemimpinan risalah, sedangkan konteks masa kini tidak demikian.
Tanggung jawab besar tidak menghalangi untuk menampakkan kasih sayang dan kesabaran ketika tertimpa musibah pribadi.