Ekspedisi Zaid bin Haritsah radhiyallahu 'anhu ke Bani Sulaim di Jumum pada Rabiulakhir Tahun 6 Hijriah (6 H)
Zaid bin Haritsah radhiyallahu 'anhu berangkat dalam sebuah ekspedisi ke Bani Sulaim di Jumum pada Rabiulakhir Tahun 6 Hijriah (6 H), lalu terjadi penawanan dan ghanimah, kemudian mereka kembali dengan selamat.

Zaid bin Haritsah radhiyallahu 'anhu berangkat dalam sebuah ekspedisi ke Bani Sulaim di Jumum pada Rabiulakhir Tahun 6 Hijriah (6 H), lalu terjadi penawanan dan ghanimah, kemudian mereka kembali dengan selamat.
Termasuk dalam ekspedisi-ekspedisi pada tahun keenam hijriah yang menyaksikan aktivitas militer kaum Muslimin.
Dan pada Rabiulakhir juga pada tahun ini: berlangsung Ekspedisi Zaid bin Haritsah - radhiyallahu 'anhu - ke Bani Sulaim di Jumum, lalu mereka menawan, memperoleh ghanimah, dan kembali dengan selamat.
Maksudnya, Nabi ﷺ mengutus sebuah ekspedisi yang dipimpin Zaid bin Haritsah ke daerah Jumum tempat Bani Sulaim berada; kaum Muslimin berhasil menawan dan memperoleh ghanimah, lalu mereka pulang dengan selamat.
Bahwa Zaid memiliki beberapa ekspedisi pada Tahun 6 Hijriah, dan termasuk di antaranya ekspedisi ini ke Jumum.
Mengamankan lingkungan sekitar Madinah dan melakukan penangkalan setelah Perang Ahzab, serta menjaga keamanan terhadap pergerakan kabilah-kabilah di sekitarnya.
Termasuk salah satu ekspedisi pada Tahun 6 Hijriah.
Menunjukkan disiplin dalam pelaksanaan ekspedisi dan kembali dengan selamat.
Menunjukkan berlanjutnya aktivitas militer yang terorganisir pada tahap itu.
Pemimpin ekspedisi
Pihak yang dituju oleh ekspedisi
Disebutkan adanya ghanimah.
Mendidik pasukan agar taat, melaksanakan, dan kembali dengan tertib.
Adanya ekspedisi dengan pimpinan tertentu menunjukkan adanya organisasi.
Pentingnya organisasi dan kepemimpinan dalam pekerjaan kolektif.
Bekerja dengan kepemimpinan yang jelas dan tugas yang terdefinisi.
Pentingnya perencanaan dan pelaksanaan yang disiplin.
Berpegang pada tugas dan tidak melampaui batas misi.
Peristiwa ini tidak boleh melampaui teks sejarahnya dan tidak diambil darinya apa yang tidak terbukti.
Konteks kenabian berada dalam kerangka ekspedisi militer historis, sedangkan konteks modern bersifat institusional dan sipil.
Kejelasan kepemimpinan disertai pelaksanaan yang baik menghasilkan hasil.