Ekspedisi Quthbah bin Amir radhiyallahu 'anhu ke Khats'am di wilayah Bisyah pada bulan Safar Tahun 9 Hijriah (9 H)
Ekspedisi Quthbah bin Amir radhiyallahu 'anhu berangkat ke Khats'am di wilayah Bisyah pada bulan Safar Tahun 9 Hijriah (9 H). Mereka memperoleh ghanimah dan menawan, lalu Quthbah terbunuh dalam ekspedisi ini.

Ekspedisi Quthbah bin Amir radhiyallahu 'anhu berangkat ke Khats'am di wilayah Bisyah pada bulan Safar Tahun 9 Hijriah (9 H). Mereka memperoleh ghanimah dan menawan, lalu Quthbah terbunuh dalam ekspedisi ini.
Termasuk dalam ekspedisi-ekspedisi tahun 9 Hijriah (9 H) dan gerakan militer terbatas di luar Madinah.
Pada bulan Safar tahun ini: terjadilah Ekspedisi Quthbah bin Amir radhiyallahu 'anhu ke Khats'am di wilayah Bisyah, lalu mereka memperoleh ghanimah dan menawan, tetapi Quthbah terbunuh.
Kaum Muslimin mengirim ekspedisi yang dipimpin Quthbah bin Amir ke kabilah Khats'am di daerah Bisyah. Terjadi pertempuran atau pertemuan yang berakhir dengan diperolehnya ghanimah dan penawanan sebagian orang, tetapi pemimpin ekspedisi, Quthbah, terbunuh.
Disebutkan ekspedisi Quthbah bin Amir ke suatu kabilah dari Khats'am di wilayah Tabalah dekat Turabah pada bulan Safar tahun 9 H, dan ia berangkat bersama 20 orang dengan 10 unta yang mereka tunggangi bergantian.
Terbukti terjadi ekspedisi yang berhasil dalam hal ghanimah dan penawanan, dengan hilangnya pemimpinnya, Quthbah bin Amir.
Mendokumentasikan salah satu ekspedisi pada Tahun 9 Hijriah.
Mencerminkan berlanjutnya kehadiran negara kenabian di wilayah-wilayah kabilah.
Menunjukkan pengaruh ekspedisi terhadap hubungan dengan kabilah-kabilah.
Menunjukkan makna pengorbanan dalam kepemimpinan militer.
Menunjukkan keteraturan kerja militer dalam negara Islam.
Merupakan gerakan militer di wilayah yang relatif jauh dari Madinah.
Pemimpin ekspedisi, dan terbunuh di dalamnya
Pihak yang dituju oleh ekspedisi
Ujian di jalan Allah dapat sampai pada kehilangan pemimpin.
Kejujuran dalam meriwayatkan peristiwa secara tepat atau dengan dugaan.
Hubungan kabilah hadir di arena peristiwa.
Adanya ekspedisi yang terorganisasi menunjukkan otoritas pusat yang efektif.
Ghanimah (harta rampasan perang) merupakan salah satu hasil ekspedisi militer.
Kepemimpinan bukan jaminan keselamatan pribadi.
Kegiatan militer berlangsung dalam kerangka organisasi dan penugasan.
Sirah menampakkan pembentukan masyarakat yang teratur, bukan dikuasai kekacauan.
Pengelolaan tugas lapangan dengan kemungkinan kehilangan manusia.
Keberhasilan sebagian tidak mencegah terjadinya kerugian, sehingga perlu perencanaan dan kehati-hatian.
Pentingnya kejelasan penugasan dan penilaian risiko.
Keperluan mengatur kerja lapangan dan tidak mengabaikan keselamatan para pemimpin.
Bersabar atas konsekuensi tanggung jawab.
Tidak tepat memindahkan rincian pertempuran masa lampau kepada peristiwa kontemporer tertentu.
Konteks kenabian berada dalam bingkai negara yang baru tumbuh dan ekspedisi-ekspedisi kabilah di Jazirah Arab.
Setiap tugas lapangan memerlukan penilaian manfaat dan risikonya dengan menjaga nyawa.