Hathib bin Abi Balta'ah mengirim surat kepada Quraisy, memberitahukan kepada mereka tentang keberangkatan Rasulullah ﷺ menuju mereka, kemudian Nabi ﷺ memberi uzur kepadanya dan memaafkannya
Hathib bin Abi Balta'ah menulis kepada Quraisy untuk memberitahukan kepada mereka tentang keberangkatan Rasulullah ﷺ menuju mereka. Allah memberitahukan Nabi-Nya tentang hal itu, lalu surat itu diambil dan dibawa kepada Nabi ﷺ. Nabi memanggil Hathib, lalu ia menyampaikan alasan, maka Nabi ﷺ memberi uzur kepadanya dan memaafkannya.

Hathib bin Abi Balta'ah menulis kepada Quraisy untuk memberitahukan kepada mereka tentang keberangkatan Rasulullah ﷺ menuju mereka. Allah memberitahukan Nabi-Nya tentang hal itu, lalu surat itu diambil dan dibawa kepada Nabi ﷺ. Nabi memanggil Hathib, lalu ia menyampaikan alasan, maka Nabi ﷺ memberi uzur kepadanya dan memaafkannya.
Termasuk dalam peristiwa Fathu Makkah serta apa yang mendahuluinya berupa persiapan kaum muslim dan perjalanan mereka menuju Makkah.
Pada Ramadhan tahun ini: Hathib bin Abi Balta'ah mengirim surat kepada Quraisy, memberitahukan kepada mereka tentang keberangkatan Rasulullah - ﷺ - menuju mereka, lalu Rasulullah - ﷺ - memaafkannya dan memberi uzur kepadanya.
Yang dimaksud ialah Hathib mengirim surat rahasia kepada Quraisy yang memberitahukan pergerakan Nabi ﷺ menuju mereka, tetapi Allah menampakkan urusan itu kepada Nabi-Nya, sehingga surat tersebut berhasil diamankan dan dibawa. Kemudian Nabi ﷺ mendengar alasan Hathib, menerimanya, dan tidak menghukumnya.
Kaum Muslimin sedang bersiap-siap berangkat menuju Makkah, dan bila kabar itu sampai kepada Quraisy, mereka dapat memanfaatkannya untuk bersiap-siap.
Perkara surat itu terbongkar dan berita itu tidak sampai kepada Quraisy sebagaimana dipahami dari bahan rujukan, dan sikap Nabi ﷺ tetap pada pemaafan setelah mendengar alasannya.
Berkaitan dengan peristiwa Fathu Makkah dan tersingkapnya sebagian hal yang mengancam kerahasiaan pergerakan.
Menjelaskan bahwa dakwah berjalan dengan ketegasan dan pemaafan sekaligus.
Menunjukkan pentingnya menjaga rahasia dalam pergerakan besar.
Menegaskan nilai menerima alasan dan tidak tergesa-gesa dalam menetapkan hukum.
Mengajarkan ketelitian, mendengar alasan, dan kasih sayang pada tempatnya.
Menunjukkan pengelolaan negara kenabian terhadap krisis dengan kesadaran dan keadilan.
Terkait dengan kerahasiaan pergerakan militer menuju Makkah.
Penulis surat kepada Quraisy
Mengetahui berita itu, memanggil Hathib, lalu memakluminya dan memaafkannya
Meminta izin untuk memenggal leher Hathib dalam cuplikan rujukan
Bahwa Allah memperlihatkan kepada Nabi-Nya apa yang Dia kehendaki dari berita-berita.
Pemaafan disertai kemampuan setelah mendengar alasan.
Tidak menutup pintu tobat atau permintaan maaf.
Pentingnya keamanan informasi pada masa-masa sensitif.
Bersikap teliti sebelum menilai orang.
Keperluan adanya disiplin dalam تداول informasi.
Kepemimpinan ditegakkan atas ilmu dan rahmat sekaligus.
Kebocoran informasi sensitif pada masa-masa krisis.
Menjaga rahasia dan tidak menyebarkan apa yang merugikan kepentingan umum.
Menetapkan aturan yang jelas tentang kerahasiaan dan komunikasi internal.
Pentingnya keamanan informasi disertai keadilan dalam memperlakukan orang yang bersalah.
Berhati-hati dalam menyampaikan berita yang dapat merugikan kaum Muslimin.
Peristiwa kontemporer tidak dapat disamakan dengan peristiwa kenabian dalam seluruh rinciannya.
Konteks kenabian terkait dengan wahyu dan kepemimpinan kenabian secara langsung.
Informasi sensitif tidak boleh disebarkan kecuali kepada pihak yang berhak mengetahuinya.